Cara Uji Glukosa, Karbohidrat, Protein, Vitamin, Lemak, Enzim

Cara Uji Glukosa, Karbohidrat, Protein, Vitamin, Lemak, Enzim

1.     
Uji glukosa

Glukosa adalah adalah salah satu karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai suber tenaga. Untuk menguji glukosa maka dibutuhkan alat yang berupa benedict. Jadi setiap makanan ketika diuji dengan meneteskan benedict dapat diketahui bahwa makanan tersebut mengandung glukosa atau tidak. Cara membuktikannya yaitu ketika makanan yang ditetesi benedict dan berwarna merah bata, seperti pada gambar disamping, maka makanan tersebut mengandung glukosa, dan apabila tidak berwarna merah bata maka makanan tersebut tidak mengandung glukosa. Dari hasil penelitian, terbukti bahwa glukosa, gula, dan kanji memiliki glukosa. Dan yang memiliki kandungan glukosa terbanyak adalah glukosa, kemudian gula, dan yang terakhia adalah kanji. Kita dapat mengetahui makanan yang memiliki kandungan glukosa dengan warna merah bata yang terlihat sangat jelas.

2.     Uji karbohidrat
Karbohidrat adalah zat makanan yang yang banyak menghasilkan energy yang diperlukan oleh tubuh. Sehingga tubuh dapat melakukan aktifitas yang diperoleh dari energy itu. Banyak makanan yang mengandung karbohidrat, misalnya nasi, jagung, ubi, roti, talas, dll. Untuk menguji apakah makanan tersebut memiliki karbohidrat atau tidak maka diperlukan alat yang berupa larutan iodium.

Ketika makanan diuji dengan menggunakan larutan iodium maka pada saat meneteskan larutan iodium kemakanan tersebut maka dapat diketahui apakah makan tersebut mengandung karbohidrat atau tidak dengan melihat warna pada makanan yang telah ditetesi larutan iodium. Apabila warna makanan tersebut berwarna hitam, maka makanan tersebut mengandung karbohidrat. Dari hasil penelitian, dibuktikan bahwa makanan yang mengandung karbohidrat pada ujicoba makanan yang telah disiapkan seperti nasi, roti, ubi, dan kanji memiliki kandungan karbohidrat. Makanan yang memiliki kandungan kerbohidrat terbanyak adalah nasi, kemudian ubi, roti, dan yang terakhir adalah kanji.

3.     Uji Protein
Protein adalah senyawa organic kompleks dengan berat molekul tinggi. Protein sangat dibutuhkan tubuh karena hampir seluruh sel tubuh manusia menghasilkan protein. Didalam makanan-makanan yang mengandung protein ada dua yaitu protein nabati dan hewani. Protein nabati adalah protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan misalnya kacang-kacangan. Sedangkan protein hewani adalah protein yang berasal dari hewan misalnya telur.
Untuk menguji makanan yang mengandung protein, kita membutuhkan alat yang berupa biuret. Makanan yang mengandung protein ketika diteteskan biuret akan berwarna ungu, selaindari pada warna itu, maka makanan tersebut tidak memiliki kandungan protein. Pada hasil penelitian, dibuktikan bahwa pada telur yang mengandung protein yang banyak terletak pada putih telur, kemudian kuning telur. Selain dari pada itu, pada hasil penelitian dibuktikan bahwa tempe juga memiliki protein. Tetapi kandungan protein pada tempe lebih kurang disbanding pada telur.

4.     Uji vitamin
Vitamin merupakan regulator didalam tubuh. Sehingga vitamin juga penting didalam tubuh. Karena selain regulator (pengatur) vitamin juga penting bagi pertumbuhan, pemeliharaan kesehatan, dan reproduksi. Makanan-makanan yang mengandung vitamin adalah buah-buahan. Vitamin pada buah-buahan ada beberapa macam yaitu vitamin A, B, C, D, E, dan K.
Pada hasil penelitian pada uji vitamin, yang diuji adalah vitamin C 500%, sari jeruk nipis, dan sari tomat. Dengan menggunakan bantuan alat iodium, maka makanan yang mempunyai banyak kandungan vitamin yaitu meneteskan vitamin C 500%, sari jeruk, dan tomat yang berisi iodium sebanyak 5ml dengan tabung reaksi yang berbeda. Tetesan makanan yang paling sedikit dan warna iodium telah berubah, itulah makanan yang mengandung vitamin yang banyak. Pada hasil percobaan,  vitamin C sebanyak 12 tetes, sari jeruk sebanyak 125 tetes, dan sari tomat sebanyak 137 tetes. Jadi vitamin C 500% yang memiliki kandungan vitamin terbanyak, kemudian sari jeruk, dan yang terakhir adalah sari tomat.
5.     Uji lemak
Lemak adalah sekelompok ikatan organic yang tersusun atas unsur C, H, O yang mempunyai sifat dapat larut dalam zat-zat pelarut tertentu. Lemak juga dibutuhkan didalam tubuh manusia. Oleh karena itu manusia juga perlu mengonsumsi lemak, tetapi mengonsumsi lemak tidak boleh berlebihan. Karena akan menyebabkan penyakit. Makanan yang mengandung lemak adalah makan yang berminyak dan daging.
Untuk menguji bahwa makanan tersebut mengandung lemak atau tidak itu membutuhkan alat seperti kertas minyak. Pada saat bahan makanan ditempelkan pada kertas minyak, yang mengandung lemak akan berwarna transparan (tembus pandang). Dari hasil percobaan, dibuktiakan bahwa ada beberapa bahan makanan yang mengandung lemak yaitu minyak, mentega, kecap, dan kanji. Dan diantara bahan makanan tersebut minyak mempunyai kandungan lemak terbanyak diantara bahan makanan yang lainnya.

6.     Uji enzim
Didalam tubuh manusia mempunyai berbagai macam enzim. Enzim yang ada pada mulut adalah enzim amilase. Enzim amilase adalah suatu enzim yang dapat mengubah karbohidrat menjadi glukosa. Sehingga enzim amilase sangat dibutuhkan dalam tubuh untuk memperlancar pencernaan makan. Selain itu enzim amilase juga sangat berperan penting didalam mulut ketika sedang menguyah makanan. Pada saat itulah enzim mulai mengubah makanan yang mengandung karbohidrat menjadi glukosa.

Untuk membuktikan bahwa enzim amilase itu dapat mengubah karbohidrat menjadi glukosa adalah ketika menguyah makanan, misalnya nasi. Nasi adalah makanan yang mengandung karbohidrat. Setelah nasi tersebut lama dikunyah, maka timbul rasa manis pada nasi tersebut. Percobaan lainnya yaitu ketika nasi dikunyah didalam mulut, kemudian dimasukkan kedalam dua tabung reaksi, tabung reaksi pertama diberi tanda A yang ditetesi dengan benedict dan tabung reaksi yang kedua diberi tanda B yang ditetesi iodium, kemudian kedua tabung reaksi tersebut dipanaskan pada spiritus. Yang terhadi adalah pada tanda A berwarna merah bata dan tanda B berwarna hitam. Sehingga tanda A tersebut memiliki kandungan glukosa. Sedangkan tanda B memiliki kandungan karbohidrat. Selain itu, pada uji coba enzim amilase, ketika enzim tersebut diteteskan iodium maka enzim tersebut akan berwarna hitam. Karena pada enzeim amilase juga mengandung karbohidrat sedangkan enzim amilase yang diteteskan benedict, tidak mengandung glukosa. Karena warnanya tetap berwarna biru.

Artikel Terkait Laboratorium

Title Post: Cara Uji Glukosa, Karbohidrat, Protein, Vitamin, Lemak, Enzim
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: siyu siti

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel di blog Cari Solusi.