Contoh Makalah Pendidikan : Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Ruang Lingkup Administrasi Pendidikan

Contoh Makalah Administrasi Pendidikan

Administrasi pendidikan
 
DAFTAR ISI


HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
BAB I PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
  2. Rumusan Masalah
  3. Tujuan
BAB II PEMBAHASAN
PENGERTIAN,DASAR-DASAR,TUJUAN,DAN RUANG LINGKUP SERTA
FUNGSI-FUNGSI POKOK ADMINISTRASI PENDIDIKAN
  1. Pengertian Administrasi Pendidikan
  2. Dasar dan Tujuan
1.      Tujuan
2.      Ruang Lingkup
a)      Bidang tata usaha sekolah,ini meliputi
b)      Bidang personalia murid yang meliputi antara lain
c)      Bidang personalia guru,meliputi antara lain
d)      Bidang pengawasan (superpisi),yang meliputi antara lain
e)      Bidang pelaksanaan dan pembinaan kurikulum
3.      fungsi-fungsi pokok administrasi pendidikan
a)      Penerangan (planning)
b)      Pengorganisasian (organizing)
c)      Pengoordinasian (coordinating)
d)      Komunikasi
e)      Supervisi
f)       Kepegawaian (staffing)
g)      Pembiayaan (budgeting)
h)      Penilaian(evaluating)
BAB III PENUTUP
III.I      Kesimpulan
III.II     Saran
DAFTAR PUSTAKA

KATA PENGANTAR


Kami panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT. Karena berkat inayah-Nyalah maka Makalah Administrasi pendidikan yang berjudul pengertian, fungsi, tujuan dan ruang lingkup administrasi pendidikan  ini dapat diselesaikan. Maka ini kami buat untuk memecahkan masalah tentang wawasan nusantara id kalangan mahasiswa.
Kami menyadari buku ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran dari para rekan rekan-rekan mahasiswa dan dosen pembimbing, demi proses kesempurnaan.
Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan anggota kelompok 5 yang senantiasa bekerjasama dalam menyusun makalah ini, dan dosen pembimbing yang senantiasa selalu membimbing kami dalam proses penyusunan makalah ini.
Terlepas dari kekurangan-kekurangan makalah ini, kami berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi pembaca dan menjadikan amal shaleh bagi kami. Amien, Ya Robbal Alamin.



Penulis


BAB I
PENDAHULUAN
I.                   Latar Belakang
Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan untuk mengembangkan kemampuan dalam bidang administrasi. Ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang dilaksanakan bertujuan jangka panjang yaitu agar tenaga administrasi maupun mengembangkan ilmu yang telah dipelajari dan dipraktekkan di sekolah. Administrasi sangat diperlukan bagi kelangsungan proses belajar mengajar dalam dunia pendidikan. Semua itu tidak lepas dari keaktifan orang-orang yang menguasai administrasi dalam sekolah. Orang sering menganggap enteng administrasi tersebut, padahal kalau administrasi dipegang sama orang-orang yang kurang terampil maka administrasi tersebut akan berantakan. Orang yang memegang administraasi adalah orang yang sudah terlatih dalam bidangnya (orang yang sudah mendapat ilmu/ pelatihan). Administrasi tidak hanya dalam hal keuangan saja tetapi juga dalam kerapian/ keteraturan kita dalam pembukuan. Administrasi tidak hanya dilakukan dalam waktu tertentu saja tetapi setiap hari secara kontinyu. Administrasi adalah upaya menjadikan kegiatan kerja sama antara guru dan karyawan agar proses belajar mengajar lebih efektif.

     Terbatasnya pengetahuan dari personal tata usaha sekolah akan administrasi sarana dan prasarana pendidikan, serta kurangnya minat dari mereka untuk mengetahui dan memahaminya dengan sungguh sungguh, maka dari itu kami menyusun makalah ini.
I.I.   Rumusan Masalah
1. Apa pengertian administrasi pendidikan ?
2. Apa fungsi administrasi pendidikan ?
3. Apa tujuan administrasi pendidikan ?
4. Apa saja ruang lingkup administrasi pendidikan ?
5. Apa saja prinsip-prinsip dari administrasi pendidikan ?
I.III.  Tujuan
1. Mengetahui pengertian administrasi pendidikan
2. Mengetahui fungsi administrasi pendidikan
3. medngetahui tujuan administrasi pendidikan
4. Mengetahui ruang lingkup administrasi pendidikan
 BAB II
PEMBAHASAN
PENGERTIAN, TUJUAN,DAN RUANG LINGKUP SERTA FUNGSI-FUNGSI POKOK ADMINISTRASI PENDIDIKAN

II.I Pengertian Administrasi Pendidikan
            Administrasi berasal dari kata Latin “ad” dan “ministro”. Ad mempunyai arti “kepada” dan “ministro” berarti “melayani”.Secara bebas dapat di artikan bahwa administrasi itu merupakan pelayanan atau pengabdian terhadap subjek tertentu.
            Secara garis besarnya pengertian itu antara lain adalah sebagai berikut :
-          mempunyai pengertian sama dengan manajemen.
-          Menyuruh orang agar bekerja secara produktif
-          Memanfaatkan manusia,material,uang,metode secara terpadu
-          Mencapai suatu tujuan  melalui orang lain
-          Fungsi eksekutif pemerintah

Admistrasi Adalah aktivitas-aktivitas untuk mencapai suatu tujuan.atau proses penyelenggaraan kerja untuk mencapai suatu tujuan,yang telah di tetapkan.Berdasarkan uraian di atas dapat dikemukakan bahwa pada dasarnya yang menjadi perhatian administrasi adalah tujuan.manusia,sumber dan juga waktu.
            Berdasarkan asas legal pengertian pendidikan ini dapat dilihat dari ketetapan mejelis permusyawaratan rakyat republik Indonesia nomor II/MPR/1988 tentang Garis-garis Besar Haluan Negara, pendidikan di bataskan sebagai proses budaya untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Dalam pendidikan terdapat dua jenis proses, yaitu proses pendidikan dan non pendidikan.
Dipandang secara sosialogis pendidikan adalah proses sengaja untuk meneruskan atau mentransmisi budaya orang dewasa kepada generasi yang lebih muda.Dari beberapa batasan di atas dapat disimpulkan bahwa Administrasi pendidikan adalah tindakan mengkoordinasikan perilaku manusia dalam pendidikan,agar sumber daya yang ada dapat di tata sebaik mungkin,sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara produktip.

II.II Tujuan
Kalau kita perhatikan rumusan administrasi pendidikan di atas,sesungguhnya dapat di bayangkan mengenai apa yang menjadi tujuan administrasi itu.tujuannya tidak lain adalah agar semua kegiatan itu mendukung tercapainya tujuan pendidikan atau dengan kata lain administrasi di gunakan di dalam dunia pendidikan adalah agar tujuan pendidikan tercapai.
            Sesuai dengan yang di gariskan dalam GBHN tujuan pendidikan nasional adalah :
“Meningkatkan ketakwaan terhadap tuhan yang maha esa,kecerdasan ketrampilan,mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian,dan mempertebal semangat kebangsaan agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunanyang dapat membangun dirinya sendiri yang serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa”.

            Secara singkat,Administrasi pendidikan di sekolah bertujuan menciptakan situasi yang memungkinkan anak mempunyai pengetahuan dasar yang kuat untuk melanjutkan pelajaran,mempunyai suatu kecakapan dan ketrampilan khusus untuk dapat hidup sendiri dan dalam masyarakat,serta mempunyai sikap hidupsebagai manusia pancasila dengan pengabdian untuk pembangunan masyarakat pancasila Indonesia.

III. Ruang Lingkup
            Bidang-bidang yang tercakup dalam administrasi pendidikan adalah sangat banyak dan luas,tetapi yang sangat penting dan perlu diketahui oleh para kepala sekolah dan guru-guru pada umumnya adalah sebagai berikut :
a. Bidang tata usaha sekolah,ini meliputi :
1)      Organisasi dan stuktur pegawai tata usaha
2)      Anggaran belanja keuangan sekolah.
3)      Masalah kepegawaian dan personalia sekolah.
4)      Keuangan dan pembukuannya.
5)      Korespondensi/surat menyurat.
6)      Masalah pengangkatan,pemindahan,penempatan,laporan,pengisian buku induk,raport dan sebagainya.

b. Bidang personalia murid yang meliputi antara lain:
1)      Organisasi murid
2)      Masalah kesehatan murid
3)      Masalah kesejahteraan murid
4)      Evaluasi kemajuan murid
5)      Bimbingan dan penyuluhan bagi murid

c. Bidang personalia guru,meliputi antara lain:
1)      Pengangkatan dan penempatan tenaga guru
2)      Organisasi personel guru
3)      Masalah kepegawaian
4)      Masalah kondite dan evaluasi kemajuan guru
5)      Refresing dan up-grading guru-guru.

d. Bidang pengawasan (superpisi),yang meliputi antara lain:
1)      Usaha membangkitkan semangat guru-guru dan pegawai tata usaha dalam menjalankan tugasnya masing-masing sebaik-baiknya
2)      Mengusahakan dan mengembangkan kerjasama yang baik antara guru,murid dan pegwai tata usahasekolah.
3)      Mengusahakan dam membuat pedoman cara-cara menilai hasil-hasil pendidikan dan pengajaran.
4)      Usaha mepertinggi mutu dan pengalaman guru-guru pada umumnya.

e. Bidang pelaksanaan  dan pembinaan kurikulum
1)      Berpedoman dan mengetrapkan apa yang tercantum dalam kurikulum sekolah yang bersangkutan,dalam usaha mencapai dasar-dasar dan tujuan pendidikan dan pengajaran.
2)    Melaksanakan organisasi kurikulum serta metode metodenya disesuaikan
IVFungsi-Fungsi Pokok Administrasi Pendidikan
            Adapun  proses administrasipendidikan itu meliputi fungsi-fungsi perencanaan organisasi ,kordinasi,komunikasi supervisikepengawasan pembiayaan,dan evaluasi.
Fungsi –fungsi tersebut adalah:
a. Penerangan (planning)
Setiap program ataupun konsepsi memerlukan perencanaan terlebih dahulu sebelum dilaksanakan.
Langkah-langkah dalam perencanaan meliputi hal-hal sebagai berikut:
1)        Menentukan dan merumuskan tujuan yang hendak di capai.
2)        Meneliti masalah-masalah atau pekerjaan yang akan dilakukan.
3)        Mengumpulkan data dan informasi-informasi yang di perlukan
4)        Menentukan tahap-tahap atau rangkaian tindakan
5)        Merumuskan bagaimana masalah-masalah itu akan di pecahkan dan bagaimana pekerjaan itu akan di selesaikan

b. Pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian sebagai fungsi administrasi pendidikan menjadi tugas utama bagi para pemimpin pendidikan termasuk kepala sekolah.Dengan demikian  organisasi sebagai salah satu administrasi pendidikan dapat di simpulkan sebagai berikut:
Organisasi ialah aktivitas-aktivitas menyusun dan membentuk hubungan-hubungan sehingga terwujudlah kesatuan usaha dalam mencapai maksud-maksud dan tujuan-tujuan pendidikan.

c. Pengoordinasian (coordinating)
Adanya bermacam-macam tugas /pekerjaan yang dilakukan oleh banyak orang,memerlukan adanya koordinasi dari seseorang pemimpin.Jika kita simpulkan maka Kordinasi adalah aktivitas membawa orang-orang,mterial,pikiran-pikiran,tekni dan tujuan ke dalam hubungan yang harmonis dan produktif dalam mencapai suatu tujuan.

d. Komunikasi
Menurut sifatnya komunikasi di bagi menjadi dua yaitu komunikasi bebas dan komunikasi terbatas.komunikasi bebas, setiap anggota dapat berkomunikasi dengan setiap anggota yang lain.sedangkan komunikasi terbatas setiap anggota hanya dapat berkomunikasi dengan dengan beberapa anggota tertentu saja.
Jika kita simpulkan  komunikasi dalam setiap bentuknya adalah suatu proses yang hendak mempengaruhi sikap dan perbuatan orang-orang dalam stuktur organisasi.

e. Supervisi
Fungsi supervise yang terpenting adalah:
1)      Menetukan kondisi-kondisi/syarat-syarat apakah yang di perlukan
2)      Memenuhi/mengusahakan syarat yang di perlukan itu.
Jadi supervisi sebagai fungsi administrasi pendidikan berarti aktivitas-aktivitas untuk menentukan kondisi kondisi/syarat-syarat yang esensial yang akan menjamin tercapainya tujuan-tujuan pendidikan.

f. Kepegawaian (staffing)
Sebenarnya fungsi kepegawaian ini sudah dijalankan sejak penyusunan perencanaan pengoorganisasian.dipikirkan dan di usahakan agar untuk pesona-pesona yang mendudukijabatan jabatan tertentudi pilih dan diangkat orang-orang yang memiliki kecakapan dan kesanggupan sesuai dengan jabatan yang di pegangnya.

g. Pembiayaan (budgeting)
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam fungsi pembiayaan itu ialah:
1)   Perencanaan tentang berapa biaya yang di perlukan
2)   Dari mana dan bagaimana biaya itu dapat di peroleh/diusahakan
3)   Bagaimana penggunaanya
4)   Siapa yang melaksanakanyya
5)   Bagaimana pembukuan dan pertanggungjawabannya.
6)   Bagaimana pengawasannya
h. Penilaian(evaluating)
Evaluasi sebagai fungsi administrasi pendidikan adalah aktivita untuk meneliti dan mengetahui sampai dimana pelaksanaan yang dilakukan dalam proses keseluruhan organisasi mencapai hasil sesuai rencana atau program yang telah ditetapkan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan setiap kegiatan baik yang dilakukan oleh unur pimpinan maupun oleh bawahan memerlukan adanya evaluasi







BABIII
PENUTUP
III.I.Kesimpulan
Administrasi pendidikan adalah suatu kegiatan kerja sama atau proses pengintegrasian segala sesuatu baik personal maupun material yang tergabung dalam orgaisasi pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan sebelumnya agar efektif dan efisien.
Administrasi pendidikan juga memiliki sebuah fungsi, diantara fungsi administrasi pendidikan adalah:
1. perencanaan (planning)
“perencanaan(planning) adalah aktivitas memikirkan dan memilih rangkaian tindakan-tindakan yang tertuju pada tercapainya maksu-maksud dan tujuan pedndidikan”.
2. pengorganisasian (organizing)
“pengorganisasian adalah aktivitas-aktivitas menyusun dan membentuk hubungan-hubungan sehingga terwujudlah kesatuan usaha dealam mencapai maksud-maksud dan tujuan-tujuan pendidikan”.
3. pengkoordinasian (coordination)
koordinasi adalah aktivitas membawa orang-orang, material, pikiran-pkiran, teknikk-teknik dan tujuan-tujuan kedalam hubungan yang harmonis dan produktif dalam mencapai suatu tujuan”
4. komunikasi
komunikasi dalam setiap bentuknya adalah suatu proses yang hendak mempengaruhi sikap dan perbuatan orang-orang dalam struktur organisasi”.
5. supervisi
“supervise sebagai fungsi administrasi pendidikan berarti aktivitas-aktivitas untuk menentukan komdisi-kondisi/syarat-syarat yang esensial yang akan menjamin tercapainya tujuan-tujuan pendidikan”.
6. kepegawaian (staffing)
dalam kepegawaian yang menjadi titik penekanan ialah personal itu sendiri. Aktivitas yang dilakukan di dalam kepegawaian antara lain : menentukan, memilih, menempatkan dan membimbing personel.
7. pembiayaan (budgeting)
Biaya/pambiayaan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam sebuah organisasi karena biaya ini sangat menentukan bagi kelancaran jalannya sebuah organisasi, tanpa biaya yang mencukupi tidak mungklin terjamin kelancaran jalannya suatu organisasi.
8. penilaian (evaluating)
Evaluasi sebagai fungsi administrasi pendidikan adalah aktivitas untuk meneliti dan mengetahui sampai di mana pelaksanaan yang dilakukan di dalam proses keseluruhan organisasi mencapai hasil sesuai denhan rencana atau program yang telah di tetapkan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan.
Adapun tujuan dari administrasi pendidikan adalah:
  1. efektifitas produksi
  2. efesiensi
  3. kemampuan menyesuaikan diri (adaptivenes)
  4. kepuasan kerja
administrasi pendidikan juga memiliki sebuah ruang lingkup (bidang garapan) didalam pengelolaannya. Diantara administrasi pendidikan adalah:
  1. administrasi tata laksana sekolah
  2. administrasi personel guru dan pegawai sekolah
  3. administrasi peserta didik
  4. supervisi pengajaran
  5. pelaksanaan dan pembinaan kurikulum
  6. pendirian dan perencanaan bangunan sekolah
  7. hubungan sekolah dan masyarakat
didalam administrasi pendidikan terdapat pulasebuah prinsip-prinsip yang dapat menunjang kegiatan administrasi dan mencapai tujuan administrasi pendidikan karena prinsip ini merupakan sesuatu yang dijadikan sebagai pengayaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Diantara prinsip-prinsip administrasi pendidikan adalah:
1. Adanya kerja sama sekelompok orang
2. Adanya penataan dan pengaturan dari kerja sana tsb
3. Adanya SDM (sumber daya manusia/personal) yang harus ditata
4. Adanya peralatan dan perlengkapan (non manusia ) yang harus ditata
5. Adanya tujuan yang hendak dicapai bersama dari kerjasama tersebut
III. Saran
            Administrasi pendidikan sangat diperlukan dalam kegiatan pendidikan guna untuk mengkoordinir kegiatan-kegiatan yang di lakukan dan tidak hanya itu dapat juga menginventaris kelengkapan media-media atau sarana belajar. Apabila suatu sekolah tidak menggunakan administrasi pendidikan maka sekolah itu tidak akan berhasil dan cenderung kacau.





DAFTAR PUSTAKA
Burhanuddin,Yusak.2005.Administrasi pendidikan.Bandung:Pustaka setia
Purwanto,Ngalim.2007.Administrasi pendidikan dan supervisi pendidikan.Bandung:PT Remaja Rosda Karyta
Soetjipto dan Kosasi,Raflis.2004.Profesi keguruan.Jakarta:PT Rineka Cipta
Tsauri,Sofyan.2007.Administrasi dan supervisi pendidikan.Jember:Center for society studies


           
Sumber artikel : http://wawansuand.blogspot.com/2013/04/makalah-administrasi-pendidikan.html

Artikel Terkait Contoh Makalah

Title Post: Contoh Makalah Pendidikan : Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Ruang Lingkup Administrasi Pendidikan
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: siyu siti

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel di blog Cari Solusi.