Teknik Cara Pijat Refleksi

Teknik Cara Pijat RefleksiHidung tersumbat dan kesulitan bernapas bisa sangat menyiksa. Ini tidak hanya terjadi ketika flu menyerang, tetapi juga saat timbul reaksi alergi.
Ketika alergi atau virus menyerang, saluran pencernaan bisa jadi mengalami inflamasi/radang sehingga terjadi pembengkakkan. Radang juga dapat menyebabkan produksi lendir menjadi lebih banyak.
Keduanya, baik pembengkakan maupun produksi lendir yang berlebih, dapat menutup saluran nafas. Kesulitan bernafas inilah yang bisa sangat menyiksa penderitanya.
Pijat refleksi merupakan cara yang tepat untuk membuka sumbatan pada sinus, namun tentu saja tidak akan menyembuhkan penyebab problem itu sendiri.
Karena itu, pijat refleksi bukanlah pengobatan primer untuk problem sinus, sebaliknya hanya meringankan gejalanya. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan pengobatan untuk penyebab problem kesehatan Anda.
Bagaimana Cara Pijat Refleksi?
Ada banyak teori bagaimana pijat refleksi bisa efektif untuk melegakan probem sinus. Yang pasti, pijakan dasarnya adalah bagaimana seluruh organ terpetakan pada telapak kaki dan tangan melalui urat-urat saraf.
Dengan cara pijat refleksi, setiap pijatan pada titik saraf akan meningkatkan sirkulasi darah menuju hidung dan saluran napas sehingga penderitanya tidak lagi kesulitan bernapas.
Pijat refleksi tidak hanya mampu melegakan nafas pada rongga hidung, tetapi juga dapat membantu meredakan sumber penyebabnya yaitu alergi atau flu.
Ini erat kaitannya dengan kelenjar thymus. Kelenjar thymus biasanya merespon stres dengan cara menciutkan diri sehingga tubuh tidak mampu melawan virus dan alergen. Kelenjar ini memicu pembentukan antibodi dan karena itu sangat penting perannya bagi pertahanan tubuh.
Dengan pijat refleksi pada titik untuk kelenjar thymus, yaitu disepanjang pinggiran telapak yang menonjol persis di bawah jempol kaki, kekebalan tubuh akan meningkat sehingga tubuh bisa mencegah atau mengatasi flu dan alergi itu.
Berikut ini adalah titik-titik refleksi yang dapat dipijat sebagai cara untuk mengatasi problem sinus:
·         Titik Kepala/Sinus-Meredakan sakit kepala dan melegakan problem sinus.
·         Titik Paru-Paru/Saluran Bronkial-Mengurangi pengeluaran mukus.
·         Titik Limpa dan Thymus-Meningkatkan kekebalan tubuh.
Jika Anda atau penderita merasa cocok dengan pijat refleksi, hasil akan lebih cepat terlihat. Keengganan untuk dipijat refleksi bisa sangat memperlambat karena terapi pijat refleksi akan kesulitan untuk menjalankan treatment-nya.
Pemijatan semacam ini khususnya sangat membantu bagi anak-anak yang kesulitan tidur karena susah bernafas. Jika Anda orang tua, Anda dapat melakukannya sendiri di rumah dengan cara memijat di bagian tengah dari setiap jari kaki.
Ini bisa jadi susah-susah-gampang, tetapi Anda dapat mencoba teknik yang dinamakan 'thumb walking'Thumb walking adalah teknik melakukan pijat pada titik-titik refleksi, misalnya titik sinus, menggunakan jempol secara perlahan dengan gerakan lurus. Ini biasanya tidak terasa sakit tetapi cukup efektif untuk mencapai simpul sarafnya.
Bagaimana Anda Dapat Melakukan Pijat Refleksi Thumb Walking?
Lakukan pijat refleksi dengan mengunakan jempol pada satu titik, lalu pindah ke titik di sebelahnya dengan hanya menggeser jari Anda. Tidak perlu berangkat terlalu jauh dari titik sebelumnya sehingga setelah pindah titik beberapa kali, seolah-olah akan ada jalur di kaki yang Anda pijat.
Perhatikan untuk tidak melakukan tekanan yang terlalu kuat sejak awal. Yang sakit tentu sudah cukup tersiksa dengan penyakitnya dan tidak butuh 'rasa sakit' tambahan dari pijatan Anda. Lakukan pijat perlahan terlebih dahulu, lalu jika si penderita sudah mulai terbiasa, Anda bisa mulai memberikan pemijatan yang lebih intens. Tertarik mencoba? Mengapa tidak?
Pemulihan Stroke dengan Pijat Refleksi Stroke
Banyak pasien stroke telah berpaling ke terapi alternatif seperti pijat refleksi untuk membantu mereka dalam pemulihan. Pijat refleksi bisa berarti memberikan tekanan ke daerah-daerah tubuh tertentu, termasuk tangan, kaki atau telinga, dengan menggunakan jari atau alat.
Proses ini biasanya tidak membutuhkan minyak atau lotion. Terapi pijat refleksi ini didasarkan pada keyakinan terapis bahwa tekanan pada daerah-daerah refleks dapat memberikan hasil yang positif dan perubahan fisik tertentu pada tubuh. Silakan berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengikuti pengobatan alternatif ini.
Mekanisme Pijat Refleksi pada Penderita Stroke
Menurut Asosiasi Refleksi Kanada, tekanan pada titik-titik tertentu saat terapi pijat refleksi dapat meredakan ketegangan, meningkatkan sirkulasi, dan membantu meningkatkan fungsi alami tubuh.
Para ahli refleksi percaya bahwa pasien stroke bisa mendapatkan manfaat dari pengobatan jenis ini karena pijatan dengan tekanan dapat mengirimkan sinyal-sinyal keseimbangan ke sistem saraf atau melepaskan bahan kimia yang dapat mengurangi stres dan rasa sakit.
Teori dan Metode Pijat Refleksi pada Penyakit Stroke
Teori di balik pijat refleksi bertumpu pada keyakinan bahwa medan energi di dalam tubuh dapat diblokir oleh faktor-faktor lingkungan dan kondisi mental sehingga mengakibatkan penyakit.
Refleksi dilakukan dengan memberikan tekanan ke tangan, kaki, dan telinga, dengan maksud untuk meningkatkan aliran energi ke berbagai bagian tubuh.
Stimulasi seperti ini dapat membantu pelepasan hormon endorfin, yang merupakan penghilang rasa sakit alami dalam tubuh. Selain itu, pijat refleksi dapat merangsang pusat saraf yang dapat meredakan gejala-gejala pada pasien stroke.
Sesi pemijatan sering kali berlangsung antara 30-60 menit dan dalam paket program yang berlangsung selama 4-8  minggu. Hipotesis di balik pijat refleksi sebagai pengobatan untuk pasien stroke umumnya ditolak oleh komunitas medis.
Menurut seorang peneliti di Harvard Medical School, tidak ada bukti ilmiah dan penelitian yang mendukungnya. Karena kurangnya peraturan, akreditasi, perizinan, dan pelatihan medis untuk para terapis, maka pengobatan semacam ini juga sering dikritik.
Bukti yang Kuat Berbasis Penelitian
Dalam sebuah penelitian tahun 2002 yang diterbitkan dalam Biomedical Central Complementary and Alternative Medicine Journal, dilakukan analisis  terhadap penggunaan terapi alternatif pada populasi pasien yang mengikuti rehabilitasi stroke di Saskatchewan.
Dari 117 pasien rehabilitasi yang mengikuti tes ini, 16,1 persen pasien mengaku bahwa terapi alternatif, termasuk pijat refleksi, membuat perasaan dan kesehatan mereka membaik.
Sementara 83,9 persen dari korban stroke tidak mengalami perubahan atau mengalami hanya sedikit perbaikan. Namun, sama sekali tidak ada pasien yang dilaporkan mengalami efek buruk dari perawatan tersebut.

Artikel Terkait Cara

Title Post: Teknik Cara Pijat Refleksi
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: siyu siti

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel di blog Cari Solusi.