Penyebab Tidak Bisa Menahan Kencing

tidak bisa menahan kencing
Normalnya, seseorang dapat mengontrol ketika hasrat ingin buang kecil datang. Namun bagi beberapa orang, tidak mudah menahan hasrat buang air kecil dan akhirnya urine pun keluar tak terkontrol. Hal ini biasa disebut dengan ngompol. Mengompol disebabkan dengan lemahnya kandung kemih. Ini menyebabkan kebocoran urine (inkontinensia) yang dapat disebabkan oleh uretra yang stres. Hal ini terjadi karena otot-otot uretra yang berfungsi untuk membuka dan menutup uretra telah kehilangan kekuatannya. Selain itu, inkontinensia dapat terjadi ketika otot panggul yang mendukung kandung kemih, rahim, dan usus melemah atau terluka, akibat kehamilan, persalinan, atau usia.

Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita pada usia 40 sampai 60 tahun dann sekitar 36 persen dari penderitanya dapat mengompol karena tidak mampu menahan hasrat buang air kecil yang begitu mendesak.

Berikut 11 cara untuk memperbaiki kandung kemih yang lemah, seperti dilansir prevention, antara lain:

1. Latihan kegel
Wanita yang tidak mampu menahan kencing harus melakukan latihan kegel untuk membangun otot-otot kandung kemihnya. Cara ini tidak hanya menebalkan otot-otot yang mengatur uretra tetapi juga otot panggul.
Lakukan latihan kegel seperti ketika Anda menahan kencing selama 5 detik kemudian rilekskan lagi selama 5 detik. Ulangi latihan ini hingga 5 kali dan lakukan sebanyak 10 sampai 20 kali sehari.

2. Memprogram ulang kandung kemih Anda
Jika Anda kesulitan mengontrol buang air kecil, pelatihan kandung kemih mungkin dapat membantu. Cobalah bentuk terapi perilaku, seperti secara bertahap meningkatkan interval waktu perjalanan ke kamar mandi.

3. Yoga untuk panggul Anda
Bebrapa gerakan yoga dapat mengencangkan otot panggul dan membantu mengontrol buang air kecil dengan lebih baik. Tanyakan kepada instruktur yoga Anda mengenai gerakan mana yang dapat membuat otot panggul lebih kencang.

4. Obat-obatan
Obat-obatan yang dapat Anda peroleh dengan resep dokter juga dapat mengontrol buang air kecil berlebihan. Cara kerja obat ini adalah dengan membantu kandung kemih sedikit bersantai dan membiarkannya menahan kencing untuk interval waktu yang lebih panjang.
Obat ini termasuk Ditropan, Detrol, dan Enablex, yang mungkin tersedia dalam bentuk kapsul, pil, tablet, atau gel.

5. Menggunakan alat kontrasepsi cincin v'gina
Alat kontrasepsi berupa cincin v'gina berupa perangkat silikon fleksibel yang dimasukkan ke dalam v'gina untuk mengontrol kehamilan. Tetapi cincin v'gina juga dapat mendorong dinding v'gina dan uretra untuk membantu mendukung kandung kemih dan rahim.

6. Stimulasi listrik
Metode ini hanya untuk mengatasi inkontinensia yang parah, yaitu dengan menanam perangkat di bawah kulit pantat bagian atas untuk merangsang saraf sakral yang menghubungkan kandung kemih dan dasar panggul.
Kemudian dialirkan listrik dengan tegangan beberapa volt yang aman untuk mengaktifkan kembali atau memperkuat otot panggul. Menurut para ahli hal ini tidak akan menyebabkan rasa sakit, hanya dengungan kecil di area pantat.

7. Operasi
Metode pembedahan atau operasi menawarkan tingkat kesembuhan yang optimal. Dokter akan memasukkan sling pendek yang permanen dalam tubuh untuk membantu menutup uretra. Secara umum, operasi tidak dianjurkan sampai semua cara tidak lagi mampu menolong.

8. Kurangi minum
Jika kandung kemih Anda terlalu lemah hingga tidak mampu mengontrol buang air kecil, kurangi asupan air yang biasanya minum hingga 8 gelas air sehari menjadi 4 sampai 6 gelas sehari. Hal ini dapat membantu mengurangi frekuensi buang air kecil.

9. Hindari Pemicu diet
Banyak makanan yang melukai kandung kemih Anda seperti kafein, jus jeruk, alkohol, coklat, cabai, makanan pedas dan makanan manis. Satu teori menyatakan bahwa makanan ini dapat memicu reseptor saraf di kandung kemih yang berlebihan dan bahkan meningkatkan jumlah urine.

10. Hindari konsumsi obat yang picu buang air kecil
Obat-obatan seperti antihistamin, trisiklik (kelas antidepresan), dan obat tekanan darah, dapat mengganggu kontraksi otot di kandung kemih sehingga memperburuk inkontinensia. Tanyakan kepada dokter apakah ada obat lain yang lebih ramah tehadap kandung kemih.

11. Menurunkan Berat Badan
Kehilangan sedikit berat badan dapat meningkatkan gejala inkontinensia. Dalam satu studi, sekitar 75 persen wanita dengan kandung kemih yang lemah mengalami penurunan kebocoran urine setelah kehilangan 5 sampai 10 persen berat badannya.
Dari berbagai sumber


Sumber artikel : 
http://doktersehat.com/susah-mengontrol-buang-air-kecil-bisa-jadi-kandung-kemih-lemah/

Artikel Terkait Penyebab Penyakit

Title Post: Penyebab Tidak Bisa Menahan Kencing
Rating: 100% based on 99998 ratings. 5 user reviews.
Author: siyu siti

Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel di blog Cari Solusi.